Selasa, 08 November 2011

Banjir Pesisir, Rumah Hancur Dibantu Rp 25 Juta

Tagana.08/11/2011
(zil/mg15)
UPAYA penanggulangan dampak banjir mulai disiapkan. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) berjanji membantu rumah warga yang rusak berat di Pesisir Selatan.

Setiap unit rumah akan dibantu Rp 25 juta. Tercatat, ada 143 unit rumah yang hancur, tersebar di 6 kecamatan dari 10 kecamatan yang dilanda banjir.

Enam kecamatan tersebut, di antaranya Kecamatan  Sutera (2 unit), Kecamatan Lengayang (39 unit), Ranah Pesisir (50 unit), Linggo Sari Baganti (40 unit), Pancungsoal (10 unit) dan Basa Ampek Balai Tapan (2 unit). Sedangkan rusak sedang 1.012 unit, dan rusak ringan 7.538  unit.

“Bantuan Rp 25 juta ini tentu tidaklah cukup untuk membangun rumah baru. Karena itu, dibutuhkan pula bantuan pihak swasta,” ujar Bupati Pesisir Selatan, Nasrul Abit kepada Media, kemaren (7/11).

Selain dari BNPB, Pemkab Pessel juga akan membantu pembangunan rumah warga yang hancur tersebut. “Insya Allah, tahun ini juga. Korban banjir harus segera menempati rumah permanen/semipermanen. Tak mungkin tinggal berlama-lama di tenda,” ujarnya.

Saat ini, Pemkab Pessel sedang melakukan validasi data rumah korban banjir. “Kita ingin, bantuan ini tepat sasaran,” tegas Nasrul Abit.

Sementara itu Tagana Kota Padang masih menunggu Instruksi dari Ka.Dinas Sosnaker Kota Padang Hariadi dahlan." Bila ada perintah untuk kembali turun kelapangan, kita siap " demikian dikatakan Dodi P. Tanjung Sekretaris Tagana Kota Padang. Sebagaimana diberitakan sebelumnya Dinsosnaker Kota Padang bersama Tagana telah mengirim bantuan berupa beras sebanyak 3 Ton pada Sabtu kemaren . ( Ah )

Tidak ada komentar:

Posting Komentar